Apakah Perangkat Elektronik dapat Dijadikan Sebagai Jaminan Pinjaman? Berikut Penjelasannya

Kenaikan harga kebutuhan pokok berdampak besar pada tingkat pengeluaran banyak orang di Indonesia. Sayangnya lagi, jika gajian masih cukup lama untuk dinantikan, dan kondisi keuangan sudah sangat minim. Mungkin sudah mencoba meminjam uang dari teman atau saudara, akan tetapi mereka juga sedang dalam masalah yang sama. Untungnya, ada banyak lembaga yang memberikan layanan pinjam uang kepada masyarakat, seperti Pegadaian atau bank atau lembaga keuangan lainnya.

Saat Anda membutuhkan uang untuk memenuhi berbagai kebutuhan, baik yang bersifat konsumtif atau bersifat dadakan, tentunya Anda akan mempertimbangkan untuk mengajukan suatu pinjaman di lembaga keuangan seperti bank atau lembaga penyedia pinjaman lainnya. Masalahnya, saat ingin mengajukan pinjaman, biasanya Anda membutuhkan agunan sebagai jaminan atas pinjaman tersebut. Aset atau barang yang dijadikan jaminan juga memiliki persyaratan tertentu dan dapat dijadikan jaminan atas pinjaman yang Anda ajukan.

Sebagai pemberi pinjaman, tentunya mereka akan menyaring dokumen untuk mengajukan pinjaman. Oleh karena itu, beberapa jenis aset atau agunan yang dijadikan agunan juga memiliki persyaratan seperti mempunyai suatu nilai tertentu atau juga bisa disebut sebagai aset berharga berharga, artinya aset tersebut memiliki nilai dan dapat ditebus. Syarat yang kedua yaitu aset dapat dipindahkan dari pemilik pertama ke pihak yang lain, dan yang terakhir dapat disempurnakan ikatanya sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku. Dengan cara ini, jika aset likuidasi, bank atau fasilitas pinjaman menjadi prioritas.

Apakah Perangkat Elektronik Bisa Dijadikan Jaminan Pinjaman?

Sebelumnya kita akan membahas seperti apa kriteria suatu barang yang bisa dijadikan jaminan pinjaman. Seperti halnya kita tidak bisa seenaknya mencari pemberi kredit, bank juga tidak mau begitu saja menerima aset atau barang sebagai jaminan. Bank biasanya mengacu pada banyak kriteria untuk menilai apakah suatu barang layak dijadikan sebagai jaminan, seperti berikut ini:

  • Memiliki nilai ekonomi, dimana aset dapat dinilai dalam mata uang atau dicairkan menjadi uang dengan nilai tertentu
  • Dapat dipasarkan, kepemilikan barang dapat dialihkan dari pemilik aslinya ke pihak lain.
  • Memiliki nilai hukum, berarti dapat diatur secara sempurna sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, bank mendahulukan hasil likuidasi aset tersebut.

Jika melihat dari beberapa kriteria yang telah disebutkan di atas, maka barang elektronik juga dapat dijadikan sebagai jaminan pada pinjaman yang akan Anda ajukan. Anda bisa mengajukan beberapa perangkat elektronik seperti TV, lemari es, radio, bahkan gadget pribadi sebagai jaminan pinjaman di beberapa lembaga keuangan atau lembaga penyedia pinjaman. Namun karena adanya perubahan teknologi, persyaratan gadai komoditas elektronik sangat ketat.

Jika Anda ingin menjadikan perangkat elektronik sebagai jaminan, pastikan masa produksi produk elektronik tersebut tidak lebih dari satu tahun agar proses pengajuan pinjaman lebih mudah dan cepat. Dengan kata lain barang elektronik yang bisa dijadikan jaminan pasti jenis yang terbaru, karena jenis yang terbaru biasanya lebih cepat laku di pasaran atau dengan kata lain masih memiliki nilai jual.

Barang-Barang Lain yang Bisa Dijadikan Jaminan Pinjaman

logam mulia

Perangkat elektronik memang memiliki beberapa kelemahan jika dijadikan sebagai agunan dari jaminan pinjaman, seperti harus dalam kondisi cukup baru dan dalam kondisi bagus. Maka dari itu kami akan memberikan daftar barang-barang lain yang bisa dijadikan jaminan sebagai bahan pertimbangan Anda.

  • 1. Logam Mulia

Logam mulia, khususnya emas, merupakan salah satu barang yang paling banyak digunakan sebagai jaminan di Indonesia. Biasanya, masyarakat menjaminkan emas di pegadaian milik pemerintah untuk mendapatkan sejumlah dana. Selain bunganya yang sedikit, emas juga mudah dicairkan menjadi uang, dikarenakan emas memiliki nilai yang jelas.

Akan tetapi, bagi yang ingin menjadikan emas mahar sebagai jaminan, biasanya nilainya hanya berkisar 70% sampai dengan 80% dari harga aslinya. Hal ini dikarenakan dalam menilai biasanya hanya menghitung berat emasnya, bukan desainnya atau variasi lainnya.

  • 2. Kendaraan

Kendaraan atau alat transportasi pribadi juga merupakan salah satu barang yang sering dijadikan sebagai jaminan. Jenis kendaraan pribadi yang dapat digunakan sebagai jaminan ada beberapa jenis, mulai dari sepeda motor, mobil, truk, dll. Untuk mobil, plafon tertinggi biasanya mencapai 100 juta rupiah. Mobil yang digunakan sebagai jaminan tidak boleh lebih dari 10 tahun, hal ini karena mobil bukanlah produk investasi yang dapat meningkat nilainya, namun akan terus turun.

  • 3. Properti

Properti juga merupakan salah satu jenis aset yang cukup umum dijadikan sebagai jaminan pinjaman di berbagai lembaga keuangan. Properti yang bisa dijadikan sebagai jaminan antara lain dalam bentuk rumah, tanah, gedung, gudang, ruko, dll. Namun, biasanya Anda hanya cukup memberikan sertifikat dari properti tersebut.